Apa Manfaat Petroleum Jelly

tips kecantikanPetroleum jelly adalah campuran dari petrolatum alami yang diperoleh dari pemurnian minyak tanah atau disebut dengan petroleum. Kandungan lainnya ada mineral oil, parafin dan lilin micro crystalline yang kemudian semua bahan tersebut dilebur menjadi satu ke dalam bentuk balsem atau gel halus. Karakteristik dari petroleum jelly ini memiliki warna putih bening yang dihasilkan dari parafin dan berminyak. Pada saat petroleum jelly dioleskan ke kulit, maka akan meresap sempurna ke pori-pori kulit yang berfungsi untuk mengganti sel kulit mati dengan sel kulit baru. Selain itu setelah petroleum jelly meresap ke dalam celah-celah sel kulit akan menghalangi hilangnya air alami yang diproduksi oleh kulit. Sehingga kelembaban kulit akan tetap terjaga. Kebanyakan orang biasa menggunakan petroleum jelly sebagai pelembab bibir kering, menghaluskan kulit pecah-pecah dan menghaluskan kutikula kuku. Namun, tahukah kamu bahwa tidak hanya itu saja manfaat dari petroleum jelly.

Selain untuk melembabkan bibir, kulit kering dan kutikula kuku, petroleum jelly mempunya beragam manfaat lainnya yang patut untuk dicoba. Cara pertama, dengan mengoleskan petroleum jelly ke bagian tubuh yang akan diberi pewangi, akan membuat aromanya bertahan lebih lama. Petroleum jelly bisa digunakan sebagai pelembab pada bagian tubuh yang kering seperti siku, lutut, kaki dan kuku. Petroleum jelly juga sangat berguna sebagai olesan luka bakar dan menyamarkan bekas luka. Selain itu juga bermanfaat untuk stretch mart setelah melahirkan. Petroleum jelly juga bermanfaat untuk melembutkan bulu mata dan merapikan alis, tapi ingat oleskan secara hati-hati. petroleum jelly juga bisa dikombinasikan dengan lipstik, caranya leburkan petroleum jelly dengan lipstik. Kemudian campurkan, dan jadilah lipstik yang berfungsi sebagai pewarna sekaligus pelembab bibir.

Itulah beberapa manfaat petroleum jelly. Sebenarnya petroleum jelly ini masih menimbulkan banyak pro dan kontra. Seperti yang diketahui, bahwa petroleum jelly merupakan minyak mineral yang diperoleh dari pemurnian atau penyulingan minyak bumi. Bahan ini mungkin terkontaminasi dengan PAH yang jika terjadi kontak dengan kulit dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kanker dan menyebabkan iritasi kulit dan alergi.

Related posts: