Tahukah Kamu? Pentingnya Kesehatan Reproduksi

tips kesehatanSemua orang yang hidup di dunia ini tentu ingin melakukan kegiatan yang produktif, baik secara sosial, maupun ekonomi. Keadaan yang sejahtera (sehat lahir batin) memungkinkan seseorang hidup produktif baik secara ekonomi dan sosial. Persentase seks pada remaja pra nikah cenderung meningkat setiap tahun. Hal tersebut dapat dicegah apabila generasi muda mendapat pendidikan kesehatan reproduksi secara masif. Masa remaja adalah masa peralihan, penuh goncangan, masa mencari identitas diri dan merupakan periode yang paling berat, seharusnya dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan positif agar perasaan yang labil tersebut bisa teralihkan.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Diri

Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat yang menyeluruh, meliputi aspek fisik, mental dan sosial. Remaja perlu pendidikan mengenai kesehatan reproduksi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Semua perubahan dari remaja ke wanita dewasa dipengaruhi oleh hormon estrogen, sedangkan pada laki-laki dipengaruhi oleh hormon testosteron. Hubungan seksual pra nikah dapat menyebabkan tertular penyakit seksual, kemudian hubungan seksual yang dimulai sejak dini dapat menyebabkan kanker leher rahim. Pada kasus kehamilan tidak diinginkan dapat memicu terjadinya aborsi, sedangkan aborsi sangat fatal akibatnya, yaitu kerusakan rahim, infeksi rahim, infertilitas, perdarahan, komplikasi hingga kematian.

Masa remaja merupakan masa dimana anak-anak beranjak menjadi dewasa. Semua orang mengalami masa remaja, pada masa itu, banyak terjadi perubahan fisiologis yang akan membuat kamu mungkin malu atau takut. Perubahan fisiologis yang terjadi sangat wajar, oleh karena itu harus rajin membersihkan diri agar terlepas dari berbagai macam penyakit seperti jamur, gatal-gatal dan bau badan. Untuk menjaga organ reproduksi yang perlu kamu lakukan adalah memakai celana dalam yang terbuat dari bahan katun, rajin mengganti celana dalam, jangan menggunakan obat pembersih wanita, membasuh organ reproduksi dengan benar, mencuci tangan setelah BAB, rajin cuci tangan, rajin mengganti pantyliner dan menjaga kebersihan organ intim saat menstruasi. Saat-saat labil remaja seharusnya diarahkan untuk melakukan banyak hal yang bermanfaat seperti belajar ilmu eksak, belajar ilmu umum, ilmu agama, ilmu beladiri, olahraga, belajar memasak, menggambar, design grafis dan fotografi. Intinya banyak hal positif yang dapat dilakukan.

Related posts: