Ternak Kambing Tanpa Ngarit? Yes SOC!

Bicara soal ternak menernak pasti identik dengan hewan-hewan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi salah satunya ialah kambing. Kambing merupakan hewan ternak yang cukup digemari di berbagai kalangan masyarakat. Selain karena keenakan yang dimiliki dari berbagai masakan olahannya juga kandungan-kandungan yang dimilikinya, ya walaupun memang agak sedikit prengus. Nah, karena hal tersebut maka jumlah peternak selalu naik baik dari jumlah ternakkannya atau peternaknya itu sendiri. Namun permasalahannya lahan rerumputan lambat laun mulai berkurang, lalu bisakah ternak kambing tanpa ngarit atau tanpa memberinya rumput?

Ternak Kambing Tanpa Ngarit Mudah Dan Praktis

Dunia peternakan merupakan salah satu pemenuh kebutuhan manusia berupa protein hewani serta unsur-unsur lainnya. Namun permasalahan yang muncul ialah jumlah peternak yang cukup banyak sedangkan lahan pertanaman untuk rumput semakin menipis sehingga mengalami kekurangan pakan dan berpengaruh pada hewan ternak. Terlebih di zaman sekarang ini pembukaan lahan untuk perumahan atau perusahaan sedang marak-maraknya seolah tanpa memperhatikan keseimbangan ekosistem. Hal ini memaksakan bidang pertanian maupun peternakan sedikit diacuhkan tanpa memandang seberapa berpengaruhnya bidang ini dalam kehidupan khususnya kehidupan manusia. Lalu bisakah ternak kambing tanpa ngarit rerumputan dengan keadaan seperti ini?

Ngarit atau istilah lainnya ialah merumput memang menjadi suatu kegiatan pokok yang harus dilakukan peternak guna mendapatkan rerumputan untuk makan si ternak termasuk ternak kambing. Karena adanya pembukaan lahan dan fungsi lahan untuk pertanian dan peternakan mulai berkurang dan menyebabkan kekurangan pakan, salah satu cara penanggulangan nya ialah dengan menggunakan SOC atau Suplemen Organik cair. Dengan menggunakan suplemen organik cair ini maka ternak termasuk kambing tidak harus menggunakan rumput segar setiap harinya cukup dengan mencampurkan SOC ini pada sisa makanannya atau sersah-sersah daun yang terbuang sia-sia kemudian diinkubasi lalu diberikan pada ternak. Lebih mudah dan praktis tanpa harus mencari rerumputan sampai ke ujung dunia. Mudah kan ternak kambing tanpa ngarit? Oleh karena itu jangan takut, mari berpikir lebih cerdas untuk menghadapi perkembangan zaman ini!

Related posts:

This entry was posted in Bisnis.